life

Rabu, 02 Mei 2018



Assalamualaikum WR. WB. Selamat siang yang panas dan cerah ini... semangat ya kawan 
Ini Aku Dila Oktaviani sang pemimpi dengan kekuatan Lilah...
Pernah rasanya aku bermimpi tentang sesuatu hal yang sebenarnya akupun tidak terlalu percaya dengan hal itu tapi kemudian Allah MENJAWABNYA dengan cara yang berbeda dibandingkan hayalanku. Ya benar hayalan tingkat tinggi yang pernah orang lain bilang padaku bahwa “ JANGAN TERLALU TINGGI KAMU BERMIMPI NANTI KALAU KAMU TERJATUH AKAN SANGAT SAKIT “, so.. aku katakan “ BIARLAH... TINGGINYA KAU BERMIMPI ITU MEMBUATKU LEBIH KUAT.. MESKIPUN AKU TERJATUH AKU TIDAK AKAN TERJATUH KEDASAR NAMUN, AKU TERJATUH DIANTARA BINTANG – BINTANG YANG INDAH KARENA ALLAH TIDAK AKAN MEMBUATKU TERJATUH BEGITU JAUH KE DASAR JURANG”
YA...  tiba – tiba ini terjadi temanya ku buat “ Kampung Misteri yang Mengagumkan “

A.      Hasil Observasi “  Kampung Naga “
Hari selasa, 24 Maret 2018 sampai di tempat kira – kira pukul 09.00 WIB – Tasik Malaya
Dengan jas Kuning

1.       Latar Belakang
Budaya sering dijadikan perdebatan dalam kehidupan di masyarakat. Budaya yang disebut – sebut akar dari peradaban ini begitu menyatu dalam balutan adat istiadat. Terutama akar budaya yang di pegang teguh oleh masyarakat Kampung Naga. Dalam observasi kali ini tepatnya berada di Kampung Naga Desa Neglasari Kec. Salawa Kab. Tasik Malaya. Di desa ini terdapat dua kampung Naga Asli yang mempertahankan adat istiadatnya dan kampung di luar Kampung Naga yang disebut Kampung Sanaga. Kampung Naga dalam ini hanya sekitar 1  ha, dan di huni sekitar 112 hunian, 101 kepala keluarga dan 293 jiwa saja. Kampung Naga ini terletak diantara barisan bukit- bukit yang mengelilingi dan di sebrang sungai. Pemangku adat atau Kuncen tersebut mengatakan menurut sejarah Kampung Naga ini pernah habis dan lenyap di lalap api ketika munculnya DITII yang berusaha menguasai daerah Kampung Naga ini, dahulu Kampung Naga ini ada di bagian sebelah Utara dan Selatan dekat sungai dan gunung galunggung namun semua masyarakat Kampung Naga menolak DITII, akhirnya derah Kampung Naga dibumi hanguskan dan tanpa sisa arsip sejarah asli Kampung Naga hilang.

2.       Sistem Peralatan Dan Teknologi Masyarakat Kampung Naga
Sistem teknologi masyarakat kampung naga ini, memang tidak serta merta menolak kemajuan teknolgi dunia luar namun masyarakat kampung naga ini sangat mengutamakan akar adat istiadat yang mereka pegang selama ini. Menurut Pemangku adat atau Kuncen di Kampun Naga mengatakan bahwa masyarakat tetap menerima moderenisasi namun mereka didak memasukan unsur tersebut kedalam kampung naga, melainkan menerimanya hanya sebatas di luar kampung yaitu di desa sanaga di atas lembah. Teknologi sepeti televisi dan radio masih bisa masuk aksesnya hanya saja terbatas. Peralatan yang di gunakan juga peralan yang tradisional menggunakan tungku dengan bahan bakar kayu. Penanak nasi, gelas dan sendok masih di buat dengan kayu dari bahan kayu utan ataupun bambu.

3.       Sistem sosial, ekonomi dan budaya
Sistem Sosial, Ekonomi dan Budaya masyarakat Kampung Naga dilandaskan pada akar budaya yang begitu mereka percayai. Mereka sangat berpegang teguh pada budaya yang tercipta di negeri tercinta ini karena dalam pemikiran mereka tertanam bahwa budaya adalah tuntunan bukan merupakan tontonan. Mungkin di benak manusia di zaman modern ini telah lebih dulu tertanam konsep yang salah, bagi manusia modern budaya berkonsepsi sebagai tontonan belaka. Budaya memang begitu tertinggal jauh bahkan di sebut kuno atau ketinggalan zaman. Namun bagi masyarakat Kampung Naga mereka lebih senang di anggap kuno atau ketinggalan zaman dibandigkan harus menjadi bentukan zaman yang tidak punya akar yang kuat untuk menopang kehidupan dunia. Seseorang yang tercipta dengan budaya yang apik akan membentuk jati diri seseorang sebagai khasnya. Begitu pula dengan budaya yang di tanamkan di kampung naga ini. Kampung yang berada di pinggir sungai dan di kelilingi tebing – tebing juga pesawahan ini membuat adat istiadat di kampung kecil ini begitu indah dan unik.

a.       Sistem Budaya
Budaya di Kampung Naga ini menjadi sangat terlihat berbeda ketika dibandingkan dengan kampung lainnya. Ciri khas budaya di Kampung Naga ini mulai dari atap yang terbuat dari dedaunan dan injuk yang di susun sedemikian rupa agar tidak tembus oleh air hujan, dindingpun terbuat dari bilik bambu dan semua poros bangunan menggunakan bahan – bahan dari alam batu sebagai pondasi rumah yang di berdirikan kira – kira ketinggiannya 50 cm dari atas permukaan tanah. Bangunan mereka tidak dilengkapi dengan perabotan rumah tangga yang mewah, di dalamnya hanya kosong dan tergeletak sebuah alas saja untuk tidur. Posisi bangunan di lihat dari arsitekturnya di buat berhadapan menandakan sikap kekeluargaan dan gotong royong mereka sangat kental. Ketika akan membangun sebuah hunian baru atau perbaikan mereka bekerjasama anatar warga untuk mendirikannya kembali. Dapur sederhana untuk memasak dibuat tanpa mengunakan peralatan moderen seperti gas subsidi dari pemerintah, namun mengunakan tungku perapian sebagai tempat untuk memasak. di bagian luar rumah mereka antara rumah dan batasan luar rumah warga hanya di batasi oleh pagar bambu yang mereka buat. Pagar bambu itu juga di jadikan batas antara sebuah “Tempat Keramat / Patilasan “yang terdapat di Kampung Naga tersebut, yaitu :
1)      Pangsolatan     : Menurut warga setempat/ pemandu tempat ini adalah bekas    sesepuh Kampung Naga yang dahulunya pertama kali melakukan solat di tempat itu.
2)      Lumbung          : Lumbung ini adalah tempat penyimpanan padi atau cadangan hasil panen masyarakat Kampung Naga.
3)      Bumi Ageung  :  Ditempat ini semua masyarakat Kampung Naga dilarang memasuki tempat tersebut kecuali ketika adanya sacara Hajat Sasih dan itupun hanya orang tertentu yang di perbolehkan masuk.
Kampung Naga ini penuh dengan larangan namun tidak mempersulit hal tersebut cukup dengan kata Pamali “  jangan “. Di desa Kampung Naga ini juga  ada 6 perayaan besar yang sering di lakukan di Kampung Naga dengan nama Hajat Sasih. Dilaksanakannya hajat sasih ini; saat bulan Muharam, bulan Maulid, Tahun Baru Hijriah, Nisfu sa’ban, Idul Fitri, dan Idul Adha. Acara tersebut biasanya dilakukan dengan  berjiarah ke makam leluhur yang di lakukan oleh kaum lelaki dan membuat tumpeng atau makanan bagi kaum perempuan serta doa bersama di Masjid.
b.      Sistem Sosial
       Masyarakat kampung naga sistem sosialnya kekeluargaan dan ketika ada acara besar mereka turut dalam acara tersebut. Cirinya bisa dilihat dari bentuk bangunannya yang saling berhadapan. Masyarakat Kampung Naga ini di kepalai oleh tokoh masyarakat yaitu Kuncen sebagai pemangku adat, Lebe sebagai bidang keagamaan, dan Punduh sebagai bidang kemasyarakatan. Semua masyarakat tunduk dan patuh kepada sesepuh Kampung Adat. Sistem dengan masyarakat luarpun mereka menyambut dengan baik.
c.       Sistem Ekonomi
Sistem perekonomian di masyarakat ini bermatapenceharian sebagai petani dan ada pula masyarakat yang keluar dari kampung untuk meningkatkan kesejahteraannya. Lahan pertanian mereka miliki sendiri dan hasilnya untuk mereka sendiri dan simpanan Kampung yang di simpan di lumbung untuk persediaan 1 atau 2 bulan. Merekalah yang mengelola sendiri hasil pertaniannya. Padi yang di hasilkannya di proses secara teradisional dengan cara di tumbuk untuk mengelupaskan kulit padinya dan di jemur terlebih dahulu dengan bantuan cahaya sinar matahari.Namun saat kembali ke desa dengan syarat mereka harus melepaskan atribut yang mereka bawa dari luar dan menjadi masyarakat biasa. Ada pula tambahan mata penceharian mereka sebagai pengrajin karya seni khas Kampung Naga.
 Pengalaman ini semoga dapat membuat tambahan ilmu untuk kalian semua hee.. bolehlah semua teman - teman semoga mendapat kebaikan ya aamiin..
oke.. terima kasih kepada semua teman - temanku semua yang mau mampir ke blog aku yang masih minim ilmunya hee... tapi komentar ya agar saya bisa lebih baik lagi... etss... no COPAS ya


Rabu, 20 September 2017

TINTA PUTIH

kertas putih ...
tanpa basa- basi aku tak mau membuatmu kusut...
di tanganku hanya ada alat dengan isi tinta warna putih...
hanya ku dapt menuliskanya di selembar kertas yang ku miliki..
tapi begitu bersyukurnya aku memilikimu...
tinta yang tak pernah bisa terlihat siapapun di selembar kertas berwarna putih...
tinta yang sungguh hanya ku miliki seama ini..
akhirnya ku miliki bermacam warna dari pensil berwarana
indah ketika banyak warna yangku goreskan...
namun pensil warna ini membuat banyak orang terlupa, tertipu, terpedaya, bahkan kadang teerasa aneh... asing... dan tak mengenalnya...
namun ini sebuah ilusi yang kadang hanya menabur kebahagiaan sesaat...
aku memilih tinta putih ini walau hanya tinta putih aku hargai...
aku hanya ingin tinta putih ini tak akan habis...
aku hanya inin tinta putih ini penuh terisi...
aku hanya ingin aku menggenggamnya..
betapapun banyak pensil warna yang saat ini ku miliki itu tetaplah hanya sample baru yang ku dapatkan...
karena tinta putih ini meskipun ku goreskan beribu - ribu goresan akan tetap tak terlihat..

seelamat datang bulan Muharam
ASSALAMUALAIKUM BULAN MUHARAM

Jumat, 15 September 2017




READING MARATHON
Gerakan Literasi Kampus (GLK) Ospek, Universitas Kuningan Rabu, 12 September 2017
Nama
:
Dila Oktaviani
Kelompok
:
19
Prod/Fakultas
:

FKIP

RESUME BUKU

Judul
:
 The story of Helen Killer
Penulis
:
 A. Prayoga
Penerbit
:
 Genta Pustaka
Tahun Terbit
:
2010
Tebal halaman
:
175

Judul Resume:



Sebuah titik dalam kegelapan, kesendirian dan kebingungan yang begitu lama tiba – tiba saja datang sebagai cahaya yang menerangi semuanya. Kegelapan itu adalah kekelaman yang di alami Helen Killer yang telahir dengan memiliki kekurangan fisik dalam dirinya iya tidak pernah mendengar dan melihat semua hal yang bisa di dengar dan di lihat dalam kehidupan dunia. Semuanya terasa kosong, awalnya iya adalah bayi yang normal entah kenapa  tiba – tiba  bayi kecil Helen Killer tak dapat melihat dan mendengar yang saat itu mulai di rasakan oleh ibundanya ketika memangkunya. Akhirnya ia tumbuh dewasa namun ia sering mengacau dan dianggap gila oleh anggota keluarga besar yang lainnya. Semua kekosongan itu mualai terisi dengan sebuah cahaya yang muncul dalam dirinya yang di bawa oleh seseorang wanita yang bernama Anne sulivan.
Anne sulivan adalah sosok wanita hebat yang datang begitu saja dalam diri Helen Killer. Anne menjadi guru pertamanya yang mengajarkan Helen mengetahui semua hal yang ada di dunia, Anne adalah guru yang ditugaskan untuknya. Beliau dulu adalah seseorang yang pernah mengalami kebutaan karena suatu penyakit namun beliau telah sembuh kembali dengan tindakan  operasi. Saudaranya Alexsander graham bell teman ayahnya Helen mengirimnya untuk menjadi guru bagi anak – anak disabilitas akhirnya iapun menjadi guru Helen. Perjalanan yang tidak mudah untuk mendidik Helen namun karena kepercayaaanya bahwa Helen adalah anak yang sangat cerdas menghantarkan Helen kepuncak ketenaran.
Hal yang pertama kali Ia ajarkan kepada helen adalah belajar makan. Ia melakukan itu semua karena ketika jam makan Helen selalu mengacau ia selalu makan acak, mengambil makannan dari meja semua anggota keluarganya itulah yang membuat semuanya menjadi tidak menyukai Helen. Anne hanya di beri waktu 2 minggu saja untuk mngajari Helen karena ayahnya tidak percaya padanya. Anne dan Helen saling mengenal, hingga Helen mulai terbiasa bersama Anne, Ia begitu senang dengan perkembangan Helen yang sangatlah cepat, Helen sudah bisa makan makanannya sendiri bahkan menggunakan sendok dan garpu. Ketika Helen mulai terbiasa dengan makan makannanya sendiri waktu 2 minggu itu telah usai. Ayah Helen memintanya tepat waktu tapi Anne memohon untuk memperpanjang waktu itu karena sedikit lagi ia akan bisa mengajari Helen dangan sempurna di meja makan, ayahnya tetep menolaknya. Anne tidak mau menyerah, dan pada akhirnya ia datang kembali dan mengajak Helen menuju sebuah pemancuran air di luar rumahnya Anne memompa air tersebut di tangannya dan menuliskan tulisan W-A-T-H-E-R. Helenpun merespon kejadian itu dan berusaha berbicara namun pita suaranya sedikit tidak jelas untuknya mengeluarkan sebuah kata bahkan kalimat. Perasaan Helen hidup kembali dengan hal ini, ia sangat senang dan hari itu juga dia di ajarkan berbagai kata oleh Anne sampai ia menguasai 30 kata. Terus – menerus hingga Ia menguasai 300 kata bahkan bukan hanya itu saja Helen diajari Anne berbagai bahasa asing sehingga ia menguasainya. Anne bersikeras untuk menyekolahkannya di sekolah khusus dengan selalu di dampingi Anne semuanya meragukannya termasuk pihak Universitas karena ia pikir Helen akan sangat susah untuk merespon semua pelajaran karena pendengaranya. Dengan di bantu Anne ia tetep berusaha dan akhirnya ia bisa mendapatkan predikat cumlaude.
Kabar hal itu sangat menggemparkan dunia, Helen selalu diundang memberiakan semangat serta motivasi kepada semuanya di berbagai acara. Bahkan kisahnya sangat menggemparkan dunia karena itulah ia di undang ke berbagai negara. Helen sempat menuliskan sebuah kisah hidupnya dalam sebuah buku yang ia kerjakan sendiri dengan menggunakan mesin ketik braille. Kemudian tulisannya di edit oleh suami Anne yaitu John Marcy. Ceritanya di terbitkan melalui surat kabar yang beredar ke seantero negeri.
Suatu hari ketika itu Helen memberikan sebuah hadiah istimewa karanganya kepada seorang pejabat atau seseorang yang sangat berkuasa. Ia mengira bahwa Helen telah menghinanya dengan meberikan sebuah karangan orang lain padanya. Memang benar Helen pernah membaca cerita yang sama tapi ia mengungkiri bahwa tulisan itu adalah tulisanya dan tidak mungkin sama dengan buku ataupun tulisan lain karena ia jelas – jelas telah melewati bertahun – tahun kejadian tersebut semua tawaran undangan terhadap Helen menurun. Helen bersama Anne memutuskan untuk pergi berkeliling dunia besama. Namun keuangannya semakin menipis dan juga Anne terus – menerus mengalami sakit dan ia tidak bisa menemani Helen untuk tampil di atas panggung. Helen  hanya di temani seseorang kepercayaan Anne untuk mendampinginya. Karena sakit itulah Anne meninggal dunia, suamiya pun sebelum Anne ternyata telah lebih dulu meninggal dunia.
Helen tinggal bersama seorang kepercayaan Anne, Helenpun sering sakit - sakitan dan ia terkena stroke tak lama karena penyakit itu ia meninggal dunia meninggalkan semangat perjuangan pada semua anak disabilitas.




Minggu, 20 Agustus 2017

a

Assalamualaikum, malam...hey..
pengenya bagi foto semua di di blog ini tentang semua kenangan..
iya satu detik sebelumnya saja sudah menjadi kenangan...
benar bukan...
oke
ini sesi dimana aku dan teman- teman menjalani proses fotografer di acara CANON PHOTOMARATHON 2016

INI acara sebelumnya masih di daerah..

ini acara Camp kls 12 sebagai tanda syukuran gitu

ini English club E.COM di AIR TERUN CADAS GANTUNG trak luar biasa

   
ini kita anak e.com ga semua
Rasanya jika melihat beberapa foto ini sedih juga ya... kenapa loh... baru berjalan beberapa waktu ternyata telah berlalu.. aku kangen dengan kenangan ini... kangen dengan semangat yang menggebu- gebu daam diriku.. kangen jadwal padatnya aku yang alhamdulilah bisa ke handle semua kangen semangat itu.. yang walau lelah.. Alhamdulilah nikmat... Dan meski jadwal padat alhamdulilah aku tetap berprestasi...

Justru harusnya aku kembali bangkit... aku ingin Diriku yang kemarin tapi tetap beubah lebih baik...
tak ada beban dalam jiwa yang ada hanyalah perjuangan...
Alhamdulilah walau sibuk di awal aku jadi murid bari di sekolah aku sudah berniat untuk berubah..
akhirnya Alhamdulilah 4 eksul yang aku ikuti tapi alhamdulilah berjalan dengan baik..
1. Paduan suara jabatan Alhamdulilah drijen
2. E.COM alhamdulilah Ketua terpilih
3. ROHIS alhamdulilah Ketua Keputrian
4. KARATE alhamdulilah hobi yang sebagai penyaluran emosi dan penyaluran kesehataan fisik
ALHAMDULILAH semuanya terkontrol semua jadwal itu...

Teman - teman semua tolong ingatkan bila ada kesalahan.. membagikannya bukan untuk menyombongkan diri hanya agar membuat kita aku dan kalian yang sedang lesu kita semangat kembali doakan aku ya semua.
Jika ada salah maafkan ya Assalamualaikum...

Kamis, 17 Agustus 2017

Perayaan Negeri

Assalamualaikum Wr. Wb. loh ko belum ada yang jawab sih... ( muslim )
sekali lagi Assalamualaikum Wr. Wb.
...
alhamdulilah...
salam selamat sore semuanya...
..
tak terasa usiaku 18 tahun...
waktu cepat sekali berlau...
INDONESIAKU sudah berulang tahun ke 72 telah lama perjalanan melipur lara..
aku tepat di hari kemerdekaan ini mengucap syukur Alhamdulilah untuk seluruh alam semesta...
dari tadi pagi aku benar - benar merinding dan terharu... mendengar melihat dan menyaksikan negeri ini semua rakyatnya penuh dengan SUKA CITA..
terasa luar biasa...
prosesi upacara ini dari pagi hingga akhirnya nanti bendera di turukan kembali..
begitu membuat terkagum dan sedih sekali... karena terlalu bahagia...
terutama untuk adik - adik dari seluruh indonesia yang tadi begitu syahdunya...
terima kasih... walaupun aku tidak mengenal kalian tapi kakak... bangga..
kkakak bangga... memang kakak... belum bisa mewakili negara untuk membanggakan Negara...
doakan kakak... apapun langkah ini semoga Allah Tuhan yang Maha Kuasa... selalu mengindahkan prosesnya.. dan membari yang terbaik...
menangislah rasanya hati ini sekaliigus bangga...
walaupun diri ini belum bisa menyanyi di hadapan semua petinggi termasuk bapak Presiden dan Wakilnya...
syukur alhamdulilah aku turut bangga kepada kalian semua...
namun aku beusahan membawakan lagu wajib nasional yang sengaja ku buat di malam tujuh belas agustus..
 namun sebelumnya maaf suaranya biasa saja...
.
MERDEKA..
MERDEKA..
MERDEKA..

Terima kasih semuanya...
terima kasih untuk kalian yang bersama ku mencintai negeri ini walau dimanapun...

Senin, 14 Agustus 2017

"CINTA MUNGKIN TAK HARUS SEKARANG "

OK, Assalamualaikum, selamat sore semua.. tadinya aku belum mau ngepost ini cerita ya dengan alasan masih butuh banyak revisi dan belum di baca.koreksi
tapi kayanya aku harus post deh biar semua yang lebih berpengalaman mau mengoreksinya...
ya semoga aja ada yang mau...



Perjalanna  menuju pelabuhan hati makhluk itu sangatlah sulit. Cinta yang tak pernah bisa di balas ini memang begitu menyakitkan tapi ketika kita bisa mengambil pelajaran dari rasa yang kita miliki ini sungguh lebih baik dari pada melukai hati sendiri. Ketika hati itu tak berpihak pada kita mungkin kita hanya dapat memandang cinta dari sini, sebelah sini mungkin tidak di ketahuinya atau mungkin sengaja tidak di lihat.
Sadarnya perasaan yang di miliki Syifa ini tiba – tiba saja ada saat sahabatnyalah yang membuat sesuatu tanya pada aktivitas hidupnya. Banyak pertanyaan yang mungkin sengaja ia realisasikan pada Syifa, seakan mengerti hati dan perasaan Syifa kapanpun. Sejak saat itulah Syifa merasa ada seseorang yang peduli pada dirinya dan hidupnya. Seseorang yang sama sekali tak pernah terpikirkan bisa jadi seseorang yang dekat dengannya. Selama ini belum ada satupu laki – laki yang seusianya dekat dan ingin tau dirinya. Iya, sejak saat itulah Syifa ini tau segala tentang dirinya. Mungkin saat itulah dirinya sadar bahwa aku mulai mencari tahu hal tentang dirinya.Tanpa pikir lagi ketika aku mendengarkan semua hal tentang dirinya akupun lebih menerti perasaan yang ia miliki. 

Aku memang tidak sekelas dengan Ramdhan tapi setiap hari kita bertemu dan bercanda tawa. Setiap kali bel istirahat berbunyi aku orag pertama yang ia cari. Kami sering berbagi tanpa malu di hadapan semua teman – teman kelasku dan dihadapan teman sekelasnya juga. Ruang kelasnya memang tidak seramai ruang kelasku dengan banyak murid perempuan di dalamnya. Begitu berbeda jauhlah suasana kelas kami sedangkan ruang kelasku justru banyak perempuan di dalamnya yang membuat semua ramai.
Setiap hari komunikasi  dengannya pun tak sesering biasanya tapi ia anggap biasa dalam benaknya aktivitasnya sedang padat dan sedang tidak ada waktu luang. 

Aku pergi....

Pergi  dengan segala keputusan dan kepentinganku sendiri, iya... dan ku pikir dia masih dengan kesibukannya. Di tempat ini aku masih dengan bayangnya yang tiba – tiba saja muncul, aku menelpon dia untuk pertama kalinya. Senang rasanya walau hanya suara yang ku dengar itulah salah satu obat rindu bertemu sahabatku. Tapi anehnya jantuku terasa berdegup kencang dan tidak mampu aku menatapnya, takut kalau itu adalah zina yang ku lakukan. 

Lama sekali aku mulai tahu, kenal, dan memahami perasaanya saat dia sedih, sakit, marah, gelisah entah kenapa akupun bisa sedikit meredakannya. Terutama saat marah dia orang yang emosian, yang aku suka dalam dirinya ia adalah orang yang bisa memainkan alat musik lebih dari itu walaupun dia pemarah dia tetap mau menerima masukan dari diriku dia selalu bisa menghargai orang walaupun kadang karena amarahnya dia sedikit membuat orang lain sakit. Tapi tak ku duga aku jadi jatuh hati padanya sahabatku sendiri. Dan ketika perasaan ini tumbuh dia melukai hatiku. Tatapan matanya dan tingkahnya membuatku semakin yakin dia sedang jatuh hati. Ya, bukan padaku tapi pada sahabat perempuanku. Untunglah perasaan yang ku buat ini tak pernah ku ceritakan pada siapapun. Aku tidak pernah mengenal cinta sebelumnya, arti sebuah pengorbanan. Mungkin haruslah merasa sakit agar dapat bahagia.
Ku iklaskan rasa ini untuknya, walaupun masih perih di hati. Tapi ketika aku melihat terpancar raut wajah bahagia paga dirinya itu membuatku cukup senang. Karena cinta tidak hrus memiliki itu karena cinta pada makhluk tak akan kekal dan abadi tanpa di dasari cinta tulus pada sang pemilik hati.
Iya, jalan sebuah cinta pada makhluk tak akan pernah sempurna karena cinta yang kuasa lebih dari apa yang kita duga. Bayangan ini tak boleh terlalu menyakitkan hati, biarla ini sebuah pembelajaran bagi hati untuk hanya berlabuh pada sang pemilik hati ini.
 

Perjalanna  menuju pelabuhan hati makhluk itu sangatlah sulit. Cinta yang tak pernah bisa di balas ini memang begitu menyakitkan tapi ketika kita bisa mengambil pelajaran dari rasa yang kita miliki ini sungguh lebih baik dari pada melukai hati sendiri. Ketika hati itu tak berpihak pada kita mungkin kita hanya dapat memandang cinta dari sini, sebelah sini mungkin tidak di ketahuinya atau mungkin sengaja tidak di lihat.
Sadarnya perasaan yang di miliki Syifa ini tiba – tiba saja ada saat sahabatnyalah yang membuat sesuatu tanya pada aktivitas hidupnya. Banyak pertanyaan yang mungkin sengaja ia realisasikan pada Syifa, seakan mengerti hati dan perasaan Syifa kapanpun. Sejak saat itulah Syifa merasa ada seseorang yang peduli pada dirinya dan hidupnya. Seseorang yang sama sekali tak pernah terpikirkan bisa jadi seseorang yang dekat dengannya. Selama ini belum ada satupu laki – laki yang seusianya dekat dan ingin tau dirinya. Iya, sejak saat itulah Syifa ini tau segala tentang dirinya. Mungkin saat itulah dirinya sadar bahwa aku mulai mencari tahu hal tentang dirinya.Tanpa pikir lagi ketika aku mendengarkan semua hal tentang dirinya akupun lebih menerti perasaan yang ia miliki. 

Aku memang tidak sekelas dengan Ramdhan tapi setiap hari kita bertemu dan bercanda tawa. Setiap kali bel istirahat berbunyi aku orag pertama yang ia cari. Kami sering berbagi tanpa malu di hadapan semua teman – teman kelasku dan dihadapan teman sekelasnya juga. Ruang kelasnya memang tidak seramai ruang kelasku dengan banyak murid perempuan di dalamnya. Begitu berbeda jauhlah suasana kelas kami sedangkan ruang kelasku justru banyak perempuan di dalamnya yang membuat semua ramai.
Setiap hari komunikasi  dengannya pun tak sesering biasanya tapi ia anggap biasa dalam benaknya aktivitasnya sedang padat dan sedang tidak ada waktu luang. 

Aku pergi....
Pergi  dengan segala keputusan dan kepentinganku sendiri, iya... dan ku pikir dia masih dengan kesibukannya. Di tempat ini aku masih dengan bayangnya yang tiba – tiba saja muncul, aku menelpon dia untuk pertama kalinya. Senang rasanya walau hanya suara yang ku dengar itulah salah satu obat rindu bertemu sahabatku. Tapi anehnya jantuku terasa berdegup kencang dan tidak mampu aku menatapnya, takut kalau itu adalah zina yang ku lakukan.
Lama sekali aku mulai tahu, kenal, dan memahami perasaanya saat dia sedih, sakit, marah, gelisah entah kenapa akupun bisa sedikit meredakannya. Terutama saat marah dia orang yang emosian, yang aku suka dalam dirinya ia adalah orang yang bisa memainkan alat musik lebih dari itu walaupun dia pemarah dia tetap mau menerima masukan dari diriku dia selalu bisa menghargai orang walaupun kadang karena amarahnya dia sedikit membuat orang lain sakit. Tapi tak ku duga aku jadi jatuh hati padanya sahabatku sendiri. Dan ketika perasaan ini tumbuh dia melukai hatiku. Tatapan matanya dan tingkahnya membuatku semakin yakin dia sedang jatuh hati. Ya, bukan padaku tapi pada sahabat perempuanku. Untunglah perasaan yang ku buat ini tak pernah ku ceritakan pada siapapun. Aku tidak pernah mengenal cinta sebelumnya, arti sebuah pengorbanan. Mungkin haruslah merasa sakit agar dapat bahagia. 

Ku iklaskan rasa ini untuknya, walaupun masih perih di hati. Tapi ketika aku melihat terpancar raut wajah bahagia paga dirinya itu membuatku cukup senang. Karena cinta tidak hrus memiliki itu karena cinta pada makhluk tak akan kekal dan abadi tanpa di dasari cinta tulus pada sang pemilik hati.
Iya, jalan sebuah cinta pada makhluk tak akan pernah sempurna karena cinta yang kuasa lebih dari apa yang kita duga. Bayangan ini tak boleh terlalu menyakitkan hati, biarla ini sebuah pembelajaran bagi hati untuk hanya berlabuh pada sang pemilik hati ini.

Alangkah Bahagia Pagi... Semoga Mendapatkan manfaat ya dari semua ungkapan di blog ini... wah banget alhamdulilah sebuah karya siapapun...

my say :)